MENGENAL STRUKTUR DIREKTORI LINUX SISTEM OPERASI

Artikel terkait : MENGENAL STRUKTUR DIREKTORI LINUX SISTEM OPERASI

Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel (x86), hingga prosesor RISC. Linux sebagai program open source yang gratis Salah satu yang membuat Linux terkenal adalah karena gratis. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. 


Struktur direktori Linux atau sistem yang mirip seperti Unix sangat menyulitkan untuk pemakai baru, terutama bila anda baru saja bermigrasi dari Windows. Pada Windows, semua program meng-install data mereka pada direktori “Program Files.” Hal seperti ini tidak terjadi di Linux. Sistem direktori mengkategorikan semua data file yang di-install. Berikut adalah keseluruhan struktur beserta keterangan apa yang dimuatnya dalam masing-masing direktori :
MENGENAL STRUKTUR DIREKTORI LINUX SISTEM OPERASI
  • /Root –  irektori yang membentuk basis sistem file. Semua file dan direktori secara logis ada didalam root direktori tidak perduli dengan lokasi fisik mereka.
  • /bin – Memuat program yang dapat dieksekusi yang merupakan bagian dari sistem operasi Linux. Banyak perintah Linux seperti cat, cp, ls, more, dan tar terletak pada /bin.
  • /boot – Memuat Linux Kernel dan file lain yang dibutuhkan LILO dan GRUB boot manajer.
  • /dev – Memuat semua file perangkat keras. Linux memperlakukan semua perangkat keras komputer seperti sebuah file yang spesial. Semua file seperti ini terletak di /dev.
  • /etc – Memuat semua sistem konfigurasi file dan skrip instalasi pada /etc/rc.d sub direktori.
  • /home – Direktori Home menyimpan semua direktori home user.
  • /lib – Memuat file library, termasuk modul driver yang dapat diisi pada sistem boot.
  • /lost+found – Direktori untuk file yang hilang. Semua partisi disk memiliki direktori lost+found.
  • /media – Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.
  • /mnt – Direktori untuk mounting filesistem sementara.
  • /opt – Data – data instal/copy untuk aplikasi opsional .
  • /proc – Direktori istimewa untuk sistem file virtual. Ia mencakup informasi mengenai berbagai aspek sistem Linux.
  • /root – Direktori Home untuk root user.
  • /sbin – Memuat file administrasi yang dapat dieksekusi seperti mount, shutdown, umount.
  • /srv – Memuat data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan sistem.
  • /sys – Direktori spesial yang memuat informasi mengenai perangkat keras seperti yang terlihat oleh Linux.
  • /tmp – Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap sistem boot.
  • /usr – Memuat sub direktori untuk banyak program seperti sistem X Windows.
  • /usr/bin – Memuat file yang dapat dieksekusi untuk banyak perintah Linux yang bukan merupakan bagian dari OS Linux.
  • /usr/include – Memuat file – file header dari bahasa pemrograman C dan C++.
  • /usr/lib – Memuat file – file library untuk bahasa pemrograman C dan C++.
  • /usr/local – Memuat data lokal. Ia memuat direktori yang sama seperti /usr.
  • /usr/sbin – Memuat perintah – perintah administratif.
  • /usr/share – Memuat data yang dipakai oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumentasi.
  • /usr/src – Memuat source codeuntuk Linux kernel.
  • /var – Memuat bermacam sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain – lain. Yang sering kali terus berubah isinya.
  • /var/cache – Area penyimpanan untuk cache data berbagai aplikasi.
  • /var/lib – Memuat informasi tentang status aplikasi – aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini saat mereka bekerja.
  • /var/lock – Memuat file yang dikunci agar hanya dapat dipakai oleh satu aplikasi saja.
  • /var/log – Memuat log dari aplikasi yang berbeda.
  • /var/mail – Memuat email pemilik.
  • /var/opt – Memuat data variabel untuk paket yang disimpan di direktori /opt.
  • /var/run – Memuat data yang menjelaskan sistem sejak pertama kali dijalankan.
  • /var/spool – Memuat data yang menunggu untuk diproses.
  • /var/tmp – Memuat file sementara, isi direktori ini tidak dihapus saat sistem dimatikan.
Demikian artikel pendek tentang direktori-diektori yang terdapat dalam struktur sistem linux, dan semoga bermanfaat bagi anda yang baru atau akan migrasi ke linux OS.

atau anda bisa baca juga artikel sebelumnya tentang salah satu distro linux yaitu UBUNTU.
semoga bermanfat sekian ... salam mulung-ilmu ^_^

Artikel MULUNG ILMU Lainnya :

1 komentar:

Silakan berkomentar,komentar Anda sangat membantu dalam membangun Blog ini.
Terimakasih ... ^_^

Copyright © 2010-2017 MULUNG ILMU | Design by Blogger